Penggunaan baja sebagai bahan struktur utama dimulai pada akhir abad kesembilan belas ketika metode pengolahan baja yang murah dikembangkan dengan skala yang luas. Baja merupakan bahan yang mempunyai sifat struktur yang baik. Baja mempunyai kekuatan yang tinggi dan sama kuat pada kekuatan tarik maupun tekan dan oleh karena itu baja adalah elemen struktur yang memiliki batasan sempurna yang akan menahan beban jenis tarik aksial, tekan aksial, dan lentur dengan fasilitas yang hampir sama. Berat jenis baja tinggi, tetapi perbandingan antara kekuatan terhadap beratnya juga tinggi sehingga komponen baja tersebut tidak terlalu berat jika dihubungkan dengan kapasitas muat bebannya, selama bentuk-bentuk struktur yang digunakan menjamin bahwa bahan tersebut dipergunakan secara efisien.
Home » Posts filed under Bangunan
Sistem Struktur BALOK dengan Konstruksi Baja
Diposting oleh
Unknown
pukul
21.33.00
, Send Feedback
Hampir semua sistem konstruksi baja berat terbuat dari elemenelemen linear yang membentang satu arah. Berbagai penampang baja profil dengan flens lebar yang tersedia dalam berbagai ukuran dapat digunakan. Banyaknya ukuran penampang ini memungkinkan fleksibilitas dalam desain elemen balok-dan-kolom. Meskipun hubungan sederhana (sendi) umumnya digunakan pada sistem ini, kita dapat dengan mudah membuat titik hubung yang mampu memikul momen.
Struktur rangka yang titik-titik hubungnya mampu memikul momen, mempunyai tahanan terhadap beban lateral cukup besar. Kestabilan lateral juga dapat ditingkatkan dengan menggunakan dinding geser atau elemen pengekang diagonal.
BALOK
Bentuk sayap lebar biasanya digunakan sebagai elemen yang membentang secara horizontal. Interval bentang yang mungkin untuk elemen ini sangat lebar. Elemen ini biasanya ditumpu sederhana kecuali apabila aksi rangka diperlukan untuk menjamin stabilitas, di mana hubungan yang mampu memikul momen digunakan. Bentuk-bentuk lain, seperti kanal, kadang-kadang digunakan untuk memikul momen, tetapi biasanya terbatas pada beban ringan dan bentang pendek.
Struktur rangka yang titik-titik hubungnya mampu memikul momen, mempunyai tahanan terhadap beban lateral cukup besar. Kestabilan lateral juga dapat ditingkatkan dengan menggunakan dinding geser atau elemen pengekang diagonal.
BALOK
Bentuk sayap lebar biasanya digunakan sebagai elemen yang membentang secara horizontal. Interval bentang yang mungkin untuk elemen ini sangat lebar. Elemen ini biasanya ditumpu sederhana kecuali apabila aksi rangka diperlukan untuk menjamin stabilitas, di mana hubungan yang mampu memikul momen digunakan. Bentuk-bentuk lain, seperti kanal, kadang-kadang digunakan untuk memikul momen, tetapi biasanya terbatas pada beban ringan dan bentang pendek.
Keuntungan Baja sebagai Material Struktur Bangunan
Diposting oleh
Unknown
pukul
02.50.00
, Send Feedback
Di samping kekuatannya yang besar untuk menahan kekuatan tarik dan tekan tanpa membutuhkan banyak volume, baja juga mempunyai sifatsifat lain yang menguntungkan sehingga menjadikannya sebagai salah satu bahan bangunan yang sangat umum dipakai dewasa ini. Beberapa keuntungan baja sebagai material struktur antara lain:
Kekuatan Tinggi
Dewasa ini baja bisa diproduksi dengan berbagai kekuatan yang bisa dinyatakan dengan kekuatan tegangan tekan lelehnya (Fy) atau oleh tegangan tarik batas (Fu). Bahan baja walaupun dari jenis yang paling rendah kekuatannya, tetap mempunyai perbandingan kekuatan per-volume lebih tinggi bila dibandingkan dengan bahan-bahan bangunan lainnya yang umum dipakai. Hal ini memungkinkan perencanaan sebuah konstruksi baja bisa mempunyai beban mati yang lebih kecil untuk bentang yang lebih panjang, sehingga. memberikan kelebihan ruang dan volume yang dapat dimanfaatkan akibat langsingnya profil-profil yang dipakai.
Kemudahan Pemasangan
Semua bagian-bagian dari konstruksi baja bisa dipersiapkan di bengkel, sehingga satu-satunya kegiatan yang dilakukan di lapangan ialah kegiatan pemasangan bagian-bagian konstruksi yang telah dipersiapkan.
Sebagian besar dari komponen-komponen konstruksi mempunyai bentuk standar yang siap digunakan bisa diperoleh di toko-toko besi, sehingga waktu yang diperlukan untuk membuat bagian-bagian konstruksi baja yang telah ada, juga bisa dilakukan dengan mudah karena komponen-komponen baja biasanya mempunyai bentuk standar dan sifat-sifat yang tertentu, serta mudah diperoleh di mana-mana.
Keseragaman
Sifat-sifat baja baik sebagai bahan bangunan maupun dalam bentuk struktur dapat terkendali dengan baik sekali, sehingga para ahli dapat mengharapkan elemen-elemen dari konstruksi baja ini akan berperilaku sesuai dengan yang diperkirakan dalam perencanaan. Dengan demikian bisa dihindari terdapatnya proses pemborosan yang biasanya terjadi dalam perencanaan akibat adanya berbagai ketidakpastian.
Baca Juga Cara Pasang Glass Block
Daktilitas
Sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi yang besar di bawah pengaruh tegangan tarik yang tinggi tanpa hancur atau putus disebut sifat daktilitas. Adanya sifat ini membuat struktur baja mampu mencegah terjadinya proses robohnya bangunan secara tiba-tiba. Sifat ini sangat menguntungkan ditinjau dari aspek keamanan penghuni bangunan bila terjadi suatu goncangan yang tiba-tiba seperti misalnya pada peristiwa gempa bumi.
Di samping itu keuntungan-keuntungan lain dari struktur baja, antara lain adalah:
− Proses pemasangan di lapangan berlangsung dengan cepat.
− Dapat di las.
− Komponen-komponen struktumya bisa digunakan lagi untuk keperluan lainnya.
− Komponen-komponen yang sudah tidak dapat digunakan lagi masih mempunyai nilai sebagai besi tua.
− Struktur yang dihasilkan bersifat permanen dengan cara pemeliharaan yang tidak terlalu sukar.
Selain keuntungan-keuntungan tersebut bahan baja juga mempunyai kelemahan-kelemahan sebagai berikut :
− Komponen-komponen struktur yang dibuat dari bahan baja perlu diusahakan supaya tahan api sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk bahaya kebakaran.
− Diperlukannya suatu biaya pemeliharaan untuk mencegah baja dari bahaya karat.
− Akibat kemampuannya menahan tekukan pada batang-batang yang langsing, walaupun dapat menahan gaya-gaya
Kekuatan Tinggi
Dewasa ini baja bisa diproduksi dengan berbagai kekuatan yang bisa dinyatakan dengan kekuatan tegangan tekan lelehnya (Fy) atau oleh tegangan tarik batas (Fu). Bahan baja walaupun dari jenis yang paling rendah kekuatannya, tetap mempunyai perbandingan kekuatan per-volume lebih tinggi bila dibandingkan dengan bahan-bahan bangunan lainnya yang umum dipakai. Hal ini memungkinkan perencanaan sebuah konstruksi baja bisa mempunyai beban mati yang lebih kecil untuk bentang yang lebih panjang, sehingga. memberikan kelebihan ruang dan volume yang dapat dimanfaatkan akibat langsingnya profil-profil yang dipakai.
Kemudahan Pemasangan
Semua bagian-bagian dari konstruksi baja bisa dipersiapkan di bengkel, sehingga satu-satunya kegiatan yang dilakukan di lapangan ialah kegiatan pemasangan bagian-bagian konstruksi yang telah dipersiapkan.
Sebagian besar dari komponen-komponen konstruksi mempunyai bentuk standar yang siap digunakan bisa diperoleh di toko-toko besi, sehingga waktu yang diperlukan untuk membuat bagian-bagian konstruksi baja yang telah ada, juga bisa dilakukan dengan mudah karena komponen-komponen baja biasanya mempunyai bentuk standar dan sifat-sifat yang tertentu, serta mudah diperoleh di mana-mana.
Keseragaman
Sifat-sifat baja baik sebagai bahan bangunan maupun dalam bentuk struktur dapat terkendali dengan baik sekali, sehingga para ahli dapat mengharapkan elemen-elemen dari konstruksi baja ini akan berperilaku sesuai dengan yang diperkirakan dalam perencanaan. Dengan demikian bisa dihindari terdapatnya proses pemborosan yang biasanya terjadi dalam perencanaan akibat adanya berbagai ketidakpastian.
Baca Juga Cara Pasang Glass Block
Daktilitas
Sifat dari baja yang dapat mengalami deformasi yang besar di bawah pengaruh tegangan tarik yang tinggi tanpa hancur atau putus disebut sifat daktilitas. Adanya sifat ini membuat struktur baja mampu mencegah terjadinya proses robohnya bangunan secara tiba-tiba. Sifat ini sangat menguntungkan ditinjau dari aspek keamanan penghuni bangunan bila terjadi suatu goncangan yang tiba-tiba seperti misalnya pada peristiwa gempa bumi.
Di samping itu keuntungan-keuntungan lain dari struktur baja, antara lain adalah:
− Proses pemasangan di lapangan berlangsung dengan cepat.
− Dapat di las.
− Komponen-komponen struktumya bisa digunakan lagi untuk keperluan lainnya.
− Komponen-komponen yang sudah tidak dapat digunakan lagi masih mempunyai nilai sebagai besi tua.
− Struktur yang dihasilkan bersifat permanen dengan cara pemeliharaan yang tidak terlalu sukar.
Selain keuntungan-keuntungan tersebut bahan baja juga mempunyai kelemahan-kelemahan sebagai berikut :
− Komponen-komponen struktur yang dibuat dari bahan baja perlu diusahakan supaya tahan api sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk bahaya kebakaran.
− Diperlukannya suatu biaya pemeliharaan untuk mencegah baja dari bahaya karat.
− Akibat kemampuannya menahan tekukan pada batang-batang yang langsing, walaupun dapat menahan gaya-gaya
Cara mengatasi tanah gerak agar lantai keramik tidak melendung atau naik
Diposting oleh
Unknown
pukul
01.17.00
, Send Feedback
Banyak mungkin di antara rumah rumah kita yang mengalami tanah gerak, ketika dipasang keramik, saat musim kemarau tanahnya gerak sehingga keramiknya melembung keatas , alhasil keramik akhirnya tidak karuan, dan permukaan lantai menjadi tidak rata. Tentunya ini merupakan suatu pemandangan yang kurang nyaman di pandang mata, apalagi lokasi letak tanah gerak itu dirumah kita sendiri. Kami akan himpun dengan singkat dan padat beberapa cara yang mungkin bisa membantu anda untuk mengatasi hal tersebut.
Sebelum anda membaca cara mengatasi tanah yang menggelumbung dirumah anda, ada baiknya sebagai tambahan informasi saja, apa sih penyebab tanah yang menggelembung itu?
Yuk simak penjelasan singkatnya.
Penyebab tanah menggelembung
Pertama Campuran antara semen, air dan pasir yang kurang pas.
Campuran yang kurang pas mengakibatkan daya rekat antara keramik dan adonan tersebut kurang kuat dan akhirnya membuat keramik menggelembung ke atas. Sebaiknya keramik direndam di dalam air kurang lebih 1 jam sebelum dipasang dan dicampurkan dengan lolo ( campuran, air dan pasir).
Kedua Pengerjaan oleh tukang yang terburu terburu, sehingga semen tidak terpasang penuh dibawah keramik dan daya rekat menjadi kurang.
Ketiga Kondisi peletakkan keramik yang terlalu basah, lembab dan berjamur. Hal ini akan menimbulkan rongga pada tanah dibawahnya dan permukaan tanah menjadi turun, sehingga ketika adukan semen dan keramik dipasang akan mudah ditebak bagaimana hasilnya yaitu mudah retak.
Keempat bisa jadi karena kondisi cuaca yang sangat ekstrem, hal ini pun sangat berpengaruh pada kondisi keramik. Apalagi jika anda menggunakan keramik dengan kualitas kurang baik, maka akan cepat retak dan pecah atau menggelembung.
Cara Mengatasi Lantai Keramik Yang Menggelembung
Hal tersebut dapat anda atasi, yaitu cara mengatasi lantai keramik yang melendung akibat tanah gerak atau tanah tidak stabil. sebagai berikut :
1. Sebelumnya, lepas keramik yang melendung.
2. Pada bagian bawah keramik, lubangi sedalam 10-15 cm, isi dengan kerikil kecil/halus.
3. Tutup lagi lubang tadi pada bagian atasnya, dan biarkan lubang tadi berongga.
4. Pada bagian atas siap dipasang keramik seperti semula.
Selamat mencoba.
Sebelum anda membaca cara mengatasi tanah yang menggelumbung dirumah anda, ada baiknya sebagai tambahan informasi saja, apa sih penyebab tanah yang menggelembung itu?
Yuk simak penjelasan singkatnya.
Penyebab tanah menggelembung
Pertama Campuran antara semen, air dan pasir yang kurang pas.
Campuran yang kurang pas mengakibatkan daya rekat antara keramik dan adonan tersebut kurang kuat dan akhirnya membuat keramik menggelembung ke atas. Sebaiknya keramik direndam di dalam air kurang lebih 1 jam sebelum dipasang dan dicampurkan dengan lolo ( campuran, air dan pasir).
Kedua Pengerjaan oleh tukang yang terburu terburu, sehingga semen tidak terpasang penuh dibawah keramik dan daya rekat menjadi kurang.
Ketiga Kondisi peletakkan keramik yang terlalu basah, lembab dan berjamur. Hal ini akan menimbulkan rongga pada tanah dibawahnya dan permukaan tanah menjadi turun, sehingga ketika adukan semen dan keramik dipasang akan mudah ditebak bagaimana hasilnya yaitu mudah retak.
Keempat bisa jadi karena kondisi cuaca yang sangat ekstrem, hal ini pun sangat berpengaruh pada kondisi keramik. Apalagi jika anda menggunakan keramik dengan kualitas kurang baik, maka akan cepat retak dan pecah atau menggelembung.
Cara Mengatasi Lantai Keramik Yang Menggelembung
Hal tersebut dapat anda atasi, yaitu cara mengatasi lantai keramik yang melendung akibat tanah gerak atau tanah tidak stabil. sebagai berikut :
1. Sebelumnya, lepas keramik yang melendung.
2. Pada bagian bawah keramik, lubangi sedalam 10-15 cm, isi dengan kerikil kecil/halus.
3. Tutup lagi lubang tadi pada bagian atasnya, dan biarkan lubang tadi berongga.
4. Pada bagian atas siap dipasang keramik seperti semula.
Selamat mencoba.
Redirect 10 seconds
Tips Memilih Batako
Diposting oleh
Unknown
pukul
19.24.00
, Send Feedback
Tips Memilih Batako - Pilih Yang Hasil Cetakan Mesin
Batako - Material yang satu ini terbuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu. Di pasaran, jenisnya ada 2 macam. Ada yang dibuat dengan cetakan manual (menggunakan tangan) dan ada juga yang menggunakan cetakan mesin. Jika dilihat sepintas, keduanya mirip, baik dari ukuran maupun bentuknya. Dari ukuran, kedua batako ini memiliki panjang 36 - 40 cm, tebal 8 - 10 cm, dan tinggi 18 - 20 cm. Keduanya juga memiliki rongga di bagian tengahnya.
Tetapi, jika diperhatikan dengan detail, mereka memiliki perbedaan. Perbedannya bisa dilihat dari kepadatan permukaan batako. Yang kepadatannya paling rapat itu yang hasil cetakan mesin. Dari kualitas, jelas yang cetakan mesin yang paling baik.
Karena memiliki pori yang rapat, batako cetakan mesinkedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Jika di paku, yang menggunakan mesin juga memiliki daya cengkram yang lebih kuat. Sedangkan batako yang dibuat dengan menggunakan tangan biasanya lebih rapuh. Jika dilihat dari harga, yang menggunakan mesin relatih lebih mahal dibanding batako yang menggunakan cetak tangan. Yang hasil cetakan mesin harganya sekitar Rp. 2.000,- per buah dan yang hasil manual kurang lebih Rp. 1.600,- per buah.
(Sumber : Tabloid Rumah)
Posting berhubungan :
Label:
bahan,
Bangunan,
batako,
harga batako,
memilih,
memilih batako,
tips
Jenis Baja Struktural
Diposting oleh
Unknown
pukul
17.14.00
, Send Feedback
Bentuk elemen baja sangat dipengaruhi oleh proses yang digunakan untuk membentuk baja tersebut. Sebagian besar baja dibentuk oleh proseshot-rolling (penggilingan dengan pemanasan) atau cold-forming (pembentukan dengan pendinginan). Penggilingan dengan pemanasan (hot-rolling) adalah proses pembentukan utama di mana bongkahan baja yang merah menyala secara besar-besaran digelindingkan di antara beberapa kelompok penggiling. Penampang melintang dari bongkahan yang ash biasanya dicetak dari baja yang baru dibuat dan biasanya berukuran sekitar 0,5 m x 0,5 m persegi, yang akibat proses penggilingan ukuran penampang melintang dikurangi menjadi lebih kecil dan menjadi bentuk yang tepat dan khusus.
Batasan bentuk penampang melintang yang dihasilkan sangat besar dan masing-masing bentuk memerlukan penggilingan akhir tersendiri. Bentuk penampang melintang I dan H biasanya digunakan untuk elemenelemen besar yang membentuk balok dan kolom pada rangka struktur. Bentuk kanal dan siku cocok untuk elemen-elemen kecil seperti lapisan tumpuan sekunder dan sub-elemen pada rangka segitiga. Bentuk penampang persegi, bulat, dan persegi empat yang berlubang dihasilkan dalam batasan ukuran yang luas dan digunakan seperti halnya pelat datar dan batang solid dengan berbagai ketebalan. Perincian ukuran dan geometri yang dimiliki seluruh penampang standar didaftarkan dalam tabel penampang yang dibuat oleh pabrik baja.
Pembentukan dengan pendinginan (cold-forming) adalah metode lain yang digunakan untuk membuat komponen-komponen baja dalam jumlah yang besar. Dalam proses ini, lembaran baja tipis datar yang telah dihasilkan dari proses penggilingan dengan pemanasan dilipat atau dibengkokkan dalam keadaan dingin untuk membentuk penampang melintang struktur (Gambar 6.3). Elemen-elemen yang dihasilkan dari proses ini mempunyai karakteristik yang serupa dengan penampang yang dihasilkan dari proses penggilingan dengan pemanasan. Sisi paralel elemen-elemen tersebut memiliki penampang yang tetap, tetapi ketebalan logam tersebut berkurang sehingga elemen-elemen tersebut lebih ringan, dan tentunya memiliki kapasitas muat beban yang lebih rendah. Bagaimanapun, proses-proses tersebut memungkinkan pembuatan bentuk penampang yang sulit. Satu hal lain yang membedakan proses-proses tersebut adalah bahwa peralatan yang digunakan untuk proses pencetakan dengan pendinginan lebih sederhana dan dapat digunakan untuk menghasilkan penampang melintang yang bentuknya disesuaikan untuk penggunaan yang khusus. Karena penampang yang dibentuk dengan pendinginan memiliki kapasitas muat yang rendah, maka penampang ini terutama digunakan untuk elemen sekunder pada struktur atap, seperti purlin, dan untuk sistem lapisan tumpuan. Potensi elemen-elemen tersebut untuk perkembangan di masa yang akan datang sangat besar.
Komponen struktur baja dapat juga dihasilkan dengan pencetakan, yang dalam kasus yang sangat kompleks memungkinkan pembuatan bentuk penampang yang sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi, teknik ini bermasalah ketika digunakan untuk komponen struktur, yang disebabkan oleh kesulitan untuk menjamin mutu cetakan yang baik dan sama di keseluruhan bagian.
Fungsi struktur merupakan faktor utama dalam penentuan konfigurasi struktur. Berdasarkan konfigurasi struktur dan beban rencana, setiap elemen atau komponen dipilih untuk menyangga dan menyalurkan beban pada keseluruhan struktur dengan baik. Batang baja dipilih sesuai standar yang ditentukan oleh American Institute of Steel Construction (AISC) juga diberikan oleh American Society of Testing and Materials (ASTM). Pengelasan memungkinkan penggabungan plat dan/atau profil lain untuk mendapatkan suatu profil yang dibutuhkan oleh perencana atau arsitek. Penampang yang dibuat dengan penggilingan panas. Penampang yang paling banyak dipakai ialah profil sayap lebar (wide-flange) yang dibentuk dengan penggilingan panas dalam pabrik baja. Ukuran profil sayap lebar ditunjukkan oleh tinggi nominal dan berat per kaki (ft), seperti W18 X 97 mempunyai tinggi 18 in (menurut AISC Manual tinggi sesungguhnya = 18,59 in) dan berat 97 pon per kaki. (Dalam satuan SI, penampang W18 X 97 disebut sebagai W460 x 142 yang tingginya 460 mm dan massanya 142 kg/m).
Balok Standar Amerika yang biasanya disebut balok I memiliki sayap (flange) yang pendek dan meruncing, serta badan yang tebal dibanding dengan profil sayap lebar. Balok I jarang dipakai dewasa ini karena bahan yang berlebihan pada badannya dan kekakuan lateralnya relatif kecil (akibat sayap yang pendek).
Kanal dan siku sering dipakai baik secara tersendiri atau digabungkan dengan penampang lain. Kanal misalnya ditunjukkan dengan C12 X 20,7, yang berarti tingginya 1.2 in dan beratnya 20,7 pon per kaki. Siku diidentifikasi oleh panjang kaki (yang panjang ditulis lebih dahulu) dan tebalnya, seperti, L6 X 4 X 3
Profil T struktural dibuat dengan membelah dua profil sayap lebar atau balok I dan biasanya digunakan sebagai batang pada rangka batang (truss). Profil T misaInya diidentifikasi sebagai WT5 X 44, dengan 5 adalah tinggi nominal dan 44 adalah berat per kaki; profil T ini didapat dari W10 X 88,
Penampang pipa dibedakan atas "standar", "sangat kuat", dan "dua kali sangat kuat" sesuai dengan tebalnya dan juga dibedakan atas diameternya; misalnya, diameter 10 in-dua kali sangat kuat menunjukkan. ukuran pipa tertentu.
Boks struktural dipakai bila dibutuhkan penampilan arsitektur yang menarik dengan baja ekspos. Boks ditunjukkan dengan dimensi luar dan tebalnya, seperti boks struktural 8 X 6 X 1/4.
Banyak profil lainnya dibentuk dalam keadaan dingin (cold-formed) dari bahan plat dengan tebal tidak lebih dari 1 in. Beberapa keuntungan baja profil dingin antara lain:
− Lebih ringan
− Kekuatan dan kakuan yang tinggi
− Kemudahan pabrikasi dan produksi masal
− Kecepatan dan kemudahan pendirian
− Lebih ekonomis dalam pengangkutan dan pengelolaan
Baja profil keadaan dingin dapat diklasifikasikan menjadi:
− elemen struktur rangka individu
− lembaran-lembaran panel dan dek
Belajar Sifat Mekanis Baja
Diposting oleh
Unknown
pukul
17.14.00
, Send Feedback
Menurut SNI 03–1729–2002 tentang TATA CARA PERENCANAAN STRUKTUR BAJA UNTUK BANGUNAN GEDUNG Sifat mekanis baja struktural yang digunakan dalam perencanaan harus memenuhi persyaratan minimum seperti tabel berikut.
- Tegangan leleh Tegangan leleh untuk perencanaan (f y) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan tabel berikut.
- Tegangan putus Tegangan putus untuk perencanaan (fu) tidak boleh diambil melebihi nilai yang diberikan tabel berikut.
Sifat mekanis baja struktural (Sumber: Amon dkk, 1996)
Jenis Baja | Tegangan putus minimum, fu (MPa) | Tegangan leleh minimum, y f (MPa) | Peregangan minimum (%) |
BJ 34 | 340 | 210 | 22 |
BJ 37 | 370 | 240 | 20 |
BJ 41 | 410 | 250 | 18 |
BJ 50 | 500 | 290 | 16 |
BJ 55 | 550 | 410 | 13 |
Sifat-sifat mekanis lainnya, Sifat-sifat mekanis lainnya baja struktural untuk maksud perencanaan ditetapkan sebagai berikut:
Modulus elastisitas : E = 200.000 MPa
Modulus geser : G = 80.000 MPa
Nisbah poisson : μ = 0,3
Koefisien pemuaian : á = 12 x 10 -6 / o C
Ruang Lingkup Pekerjaan Bangunan
Diposting oleh
Unknown
pukul
02.30.00
, Send Feedback
Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukan baik yang ada di atas, di bawah tanah dan/atau di air. Bangunan biasanya dikonotasikan dengan rumah, gedung ataupun segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya seperti halnya jembatan dan konstruksinya serta rancangannya, jalan, sarana telekomunikasi, dan lain-lain.
Teknik bangunan adalah suatu disiplin ilmu teknik yang berkaitan dengan perencanaan, disain, konstruksi, operasional, renovasi dan pemeliharaan bangunan, termasuk juga kaitannya dengan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Proyek konstruksi adalah rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan upaya pembangunan sesuatu bangunan, umumnya mencakup pekerjaan pokok dalam bidang teknik sipil dan arsitektur, meskipun tidak jarang juga melibatkan disiplin lain seperti teknik industri, mesin, elektro, geoteknik, maupun lansekap.
Ruang Lingkup Pekerjaan Bangunan
Lingkup Pekerjaan dan Proyek Bangunan
Jenis pekerjaan konstruksi
Teknik bangunan adalah suatu disiplin ilmu teknik yang berkaitan dengan perencanaan, disain, konstruksi, operasional, renovasi dan pemeliharaan bangunan, termasuk juga kaitannya dengan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.Konstruksi merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam bidang arsitektur atau teknik sipil, sebuah konstruksi juga dikenal sebagai bangunan atau satuan infrastruktur pada suatu atau pada beberapa area. Suatu pekerjaan konstruksi merupakan gabungan atau rangkaian dari banyak pekerjaan. Pekerjaan konstruksi umumnya diatur oleh seorang manajer konstruksi (construction manager), serta dilaksanakan dan diawasi oleh manajer proyek, tenaga teknik perancangan (design engineer) atau arsitek lapangan (project architect).
Proyek konstruksi adalah rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan upaya pembangunan sesuatu bangunan, umumnya mencakup pekerjaan pokok dalam bidang teknik sipil dan arsitektur, meskipun tidak jarang juga melibatkan disiplin lain seperti teknik industri, mesin, elektro, geoteknik, maupun lansekap.
Ruang Lingkup Pekerjaan Bangunan
Lingkup Pekerjaan dan Proyek Bangunan
Jenis pekerjaan konstruksi
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN
Diposting oleh
Unknown
pukul
02.15.00
, Send Feedback
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI BAJA
. Sifat Baja sebagai Material Struktur Bangunan
Jenis Baja Struktural
Konsep Sambungan Struktur Baja
Penggunaan Konstruksi Baja
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI BETON
Sifat dan Karakteristik Beton sebagai Material Bangunan
Material Penyusun Beton Bertulang
Konstruksi dan Detail Beton Bertulang
Aplikasi Konstruksi Beton Bertulang
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI KAYU
Sifat Kayu sebagai Material Konstruksi
Penggolongan Produk Kayu di Pasaran
Sistem Struktur dan Sambungan dalam Konstruksi Kayu
Aplikasi Struktur dengan Konstruksi Kayu
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN JEMBATAN
Klasifikasi dan Bentuk Jembatan
Elemen Struktur Jembatan
Pendirian Jembatan
Pendukung Struktur Jembatan
. Sifat Baja sebagai Material Struktur Bangunan
Jenis Baja Struktural
Konsep Sambungan Struktur Baja
Penggunaan Konstruksi Baja
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI BETON
Sifat dan Karakteristik Beton sebagai Material Bangunan
Material Penyusun Beton Bertulang
Konstruksi dan Detail Beton Bertulang
Aplikasi Konstruksi Beton Bertulang
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN DENGAN KONSTRUKSI KAYU
Sifat Kayu sebagai Material Konstruksi
Penggolongan Produk Kayu di Pasaran
Sistem Struktur dan Sambungan dalam Konstruksi Kayu
Aplikasi Struktur dengan Konstruksi Kayu
TEKNIK STRUKTUR BANGUNAN JEMBATAN
Klasifikasi dan Bentuk Jembatan
Elemen Struktur Jembatan
Pendirian Jembatan
Pendukung Struktur Jembatan

