Cara mengatasi tanah gerak agar lantai keramik tidak melendung atau naik

Banyak mungkin di antara rumah rumah kita yang mengalami tanah gerak, ketika dipasang keramik, saat musim kemarau tanahnya gerak sehingga keramiknya melembung keatas , alhasil keramik akhirnya tidak karuan, dan permukaan lantai menjadi tidak rata. Tentunya ini merupakan suatu pemandangan yang kurang nyaman di pandang mata, apalagi lokasi letak tanah gerak itu dirumah kita sendiri. Kami akan himpun dengan singkat dan padat beberapa cara yang mungkin bisa membantu anda untuk mengatasi hal tersebut.

Sebelum anda membaca cara mengatasi tanah yang menggelumbung dirumah anda, ada baiknya sebagai tambahan informasi saja, apa sih penyebab tanah yang menggelembung itu?
Yuk simak penjelasan singkatnya.

Penyebab tanah menggelembung
 
Pertama Campuran antara semen, air dan pasir yang kurang pas.
Campuran yang kurang pas mengakibatkan daya rekat antara keramik dan adonan tersebut kurang kuat dan akhirnya membuat keramik menggelembung ke atas. Sebaiknya keramik direndam di dalam air kurang lebih 1 jam sebelum dipasang dan dicampurkan dengan lolo ( campuran, air dan pasir).

Kedua Pengerjaan oleh tukang yang terburu terburu, sehingga semen tidak terpasang penuh dibawah keramik dan daya rekat menjadi kurang.

Ketiga Kondisi peletakkan keramik yang terlalu basah, lembab dan berjamur. Hal ini akan menimbulkan rongga pada tanah dibawahnya dan permukaan tanah menjadi turun, sehingga ketika adukan semen dan keramik dipasang akan mudah ditebak bagaimana hasilnya yaitu mudah retak.

Keempat bisa jadi karena kondisi cuaca yang sangat ekstrem, hal ini pun sangat berpengaruh pada kondisi keramik. Apalagi jika anda menggunakan keramik dengan kualitas kurang baik, maka akan cepat retak dan pecah atau menggelembung.

Cara Mengatasi Lantai Keramik Yang Menggelembung
 
Hal tersebut dapat anda atasi, yaitu cara mengatasi lantai keramik yang melendung akibat tanah gerak atau tanah tidak stabil. sebagai berikut :

1. Sebelumnya, lepas keramik yang melendung.
2. Pada bagian bawah keramik, lubangi sedalam 10-15 cm, isi dengan kerikil kecil/halus.
3. Tutup lagi lubang tadi pada bagian atasnya, dan biarkan lubang tadi berongga.
4. Pada bagian atas siap dipasang keramik seperti semula.

Selamat mencoba.

Redirect 10 seconds

Tips Memilih Cat Untuk Kamar Anak

Anak memiliki karakteristik khusus yang tentunya berbeda dengan kebanyakan orang dewasa. Dalam hal memilih cat untuk kamar anak sebaiknya diperhatikan hal-hal khusus dibawah ini :

1. Warna - Pilihlah warna yang sesuai dengan karakter anak

Sebenarnya tidak ada warna baik atau buruk. Namun, warna diakui memiliki efek psikologis bagi seseorang. Bahkan pada anak, warna dapat mempengaruhi perkembangan psikologisnya. warna-warna cerah dapat menjadi pilihan yang pas untuk kamar anak. Tinggal disesuaikan saja dengan kesukaan si anak.

2. Pilih Cat yang mudah dibersihkan

Pada dasarnya, noda pada dinding dapat dibersihkan. masalahnya seberapa bersih noda tersebut dapat disamarkan. Saat ini dipasaran banyak dijual cat anti-noda yang memang didesain khusus agar mudah dibersihkan. Dengan cat ini, beberapa jenis noda tertentu, asal segera dibersihkan, dapat benar-benar hilang tanpa merusak lapisan catnya.

3. Pilihlah cat berbahan dasar air.

Cat yang berbahan dasar air (water based) memiliki kandungan racun yang lebih rendah dibandingkan cat berbahan dasar tiner (solvent based). Cat berbahan dasar air ini ditandai dengan tidak adanya bau yang menyengat.